Hellosumut.com, Jakarta |
Persaingan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia semakin ketat. Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Changan Automobile, mengumumkan rencananya membawa mobil berteknologi REEV (Range Extended Electric Vehicle) ke pasar Indonesia dalam waktu dekat. Selasa, (28/10/2025).
Teknologi REEV berbeda dari hybrid biasa. Mesin bensin tidak langsung menggerakkan roda, melainkan hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai yang menjadi sumber tenaga utama motor listrik.
Dengan konsep ini, mobil dapat tetap efisien dan bebas rasa khawatir soal jarak tempuh.
“Indonesia adalah pasar potensial untuk kendaraan listrik. Teknologi REEV kami hadir untuk memberikan solusi efisiensi tinggi dengan jangkauan lebih luas,” ujar perwakilan Changan Motor Indonesia saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Masuknya Changan ke Indonesia diprediksi akan menambah variasi pilihan bagi konsumen dan memicu kompetisi di segmen kendaraan elektrifikasi menengah.
Sejumlah analis menilai, tren kendaraan listrik di Tanah Air kini bergeser dari sekadar gimmick ke arah kebutuhan nyata, terutama dengan dukungan infrastruktur pengisian daya yang semakin berkembang.
Kehadiran teknologi REEV ini juga diharapkan mampu menarik minat pasar daerah, termasuk Sumatra Utara, yang mulai mengadaptasi kendaraan hemat energi untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis. (*)












